Cerita Dalam Diamku..

July 9, 2009

Alhamdulillah…

Filed under: ketulusan — chitut @ 9:34 am

Lama juga aku tidak mampir ke blog ku sendiri. terlalu tenggelam dalam kesibukan dan berbagai macam kegiatan di pengajian. Dikelilingi orang-orang yang berjuang selalu dijalanMU, sungguh suatu hal yang luar biasa buatku,  yang penting unni harus  tersenyum disaat akan menangis, itu wujud syukur, kata seorang teman mengajiku  (Walaupun  ada manual book nya pasti belum tentu bisa dipraktekkan) yah syukur, ikhlas adalah jalan menuju surgaNYA unni..

Alhamdulillah wa syukurillah, perasaan damai yang kurasakan, dekat denganMu sungguh nikmat yang tak terkira. Luka itu sudah mulai mengering tertutup dengan rasa syukur ku pada MU,,meskipun kadang masih terasa sakit aku yakin luka itu akan sembuh dengan sendirinya.Thanks to ALLAH.

June 18, 2009

Ikhlas…

Filed under: ketulusan — chitut @ 2:40 am

Sesakit apapun duri yang ada di hati, menusuk jantung menembus paru-paru,unni  harus ikhlas…(kata teman mengajiku)

Yah aku harus ikhlas..hanya untukMU, mengharap ridhoMU..

Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan. Jangan sampai hamba terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup Ya Allah, hamba takut tidak melihat pintu lain yang Engkau bukakan untukku.

June 16, 2009

Ketulusan yang tersisa…

Filed under: ketulusan — chitut @ 7:02 am

Tak sanggup berkata apapun..hanya mampu terdiam kelu…ujian ini begitu berat . ENGKAU  tidak akan menguji ku melewati batas kamampuanku. entah kenapa kamu tidak berniat baik untuk menemuiku, sebegitu tidak pantaskah…sekedar bersilaturahmi pun, astaugfirullah..aku lebih memilih untuk tidak tahu sebabnya.Allah maha adil, semoga kesalahan yang dilakukan oleh umatMu akan mengetuk hati untuk semakin mendekatiMU dan mencintaiMU dengan tulus. Menyadarkanku bahwa tidak ada yang abadi di dunia ini… tak ada yang abadi..

aku menaruh telapak tanganku di dadaku seiring dengan tarikan panjang napasku berkata dalam hati…aku hanya menitipkan sebuah “Al Qur’an “kesayanganku yang hampir 6 bulan terakhir terus mengetuk dan memanggil hatiku untuk membacanya saat menjelang fajar, aku titipkan dengan ketulusan untukmu…..

June 15, 2009

Kepergianmu…

Filed under: suara hati — chitut @ 9:24 am

“un kalo aku dipanggil lebih dulu kamu sedih tidak, tentu aja aku sedih dan aku ga mau (jawabku kala itu), tapi aku lebih ga sanggup kalo melihat mu pergi mendahuluiku...(salah satu kata2 nya 4 th lalu yang masih teringat olehku)

Dia pernah menjadi orang sangat berarti dalam hidupku selain ibuku, ayahku dan keluargaku. Namun sejak kecelakaan  yang membuat kaki kirinya luka (tidak bisa seperti sebelum kecelakaan) telah membuat dia berubah sikap padaku dulu, sempat aku tidak percaya karena aku sangat mengenalnya, dan terjawab sudah ketika aku bertemu dengannya bersama seseorang yang setelah itu menjadi istrinya. dia hanya bilang “un harus kuat, un bisa dapat yang jauh lebih baik dari ki”, aku hanya tersentak kaget waktu itu , marah,kecewa, dan tidak menyangka orang yang sudah aku kenal dengan kelembutan perkataannya, keluar kata2 itu dengan datarnya  kepadaku, berbagai pikiran negatifku tentangnya menyelimutiku,bagaimana bisa dia menyakitiku Tapi itulah kenyataan yang aku hadapi, sejak itu aku tidak pernah bertemu denganya lagi, semua yang berhubungan dengan nya aku musnahkan jauh2 seiring aku menghilang dari teman2 ku. Aku hanya ingin menyendiri kala itu. Saat itu aku lupa untuk terus bersyukur bahwa cobaan adalah tanda sayangNYA padaku. aku hanya mengeluh kepadaMu tanpa berusaha untuk bersyukur, ampuni hamba ya Allah…… Aku selalu berusaha ihklas tapi sulit, yah ikhlas adalah jihad. sampai akhirnya nama, pikiran segala tentanya hilang begitu saja seiring dengan waktu yang terus berjalan cepat. Sampai aku mendapat sms dari temannya itu. . sampai akhirnya aku tahu suatu alasan…, terimakasih ki udah jaga aku dengan baik dulu…..sampai jariku kaku untuk meneruskan tulisan ini..

Ya Allah Terimalah dia disisiMu…Amin

Di Tepi Kesabaran…

Filed under: suara hati — chitut @ 5:06 am

Ya Allah sabarkanlah aku, kuatkan aku dengan kelembutanMu untuk selalu bisa memaafkan.Jangan bairkan setitik pun noda hitam di hatiku, peliaharalah hatiku dari segala prasangka.

Dadaku sesak, jantungku berdetak keras, napasku tersengal,tangan ku kaku saat aku menunggu balasan sms itu. Teriring kepasrahan dan ketakutan ketika nada SMS masuk d hp ku. aku takut isi sms itu akan melukai dan menyakitiku. Ya AllahYa Nurul Qolbu kepadaMulah hamba berserah diri,  Engkau Maha Tahu, hamba ingin berusaha tulus mencintaiMu, tanpa pamrih tanpa hanya berharap  surgaMu. hamba hanya ingin menyampaikan maksud baik hamba kepadanya. Tanpa berharap apa-apa, hanya sebuah ketulusan. hidup hamba  hanya sebentar, cobaan ini hanya kerikil  kecil yang tidak akan merubah kepasrahanku kepadaMu Ya Allah..

Ya Allah ampuni hamba yang hina ini, yang sering melalaikan Mu, yang tidak sadar akan teguranMu,yang hanyut dalam keduniawian.Tunjukkan selalu jalan lurusMu, karena hamba takut tersesat.

ketika aku beranikan untuk membaca sms dari nomor itu, aku hanya bisa menarik napasku panjang, tak bisa menangis, seakan hatiku tidak bisa merasakan apa-apa lagi, alhamdulillah aku langsung menyebut asmaMu, aku harus kuat. aku yakin cobaan yang datang tiada henti adalah bukti sayangMu padaku,petunjuk agar  selalu mendekatiMu di setiap hembusan nafasku. Amin.

Semulia-mulia manusia ialah yang mempunyai adab, merendahkan diri ketika berkedudukan tinggi, memaafkan ketika berdaya membalas dan bersikap adil ketika kuat. (Khalifah Abdul MAlik bin Marwan)

Semoga kita termasuk golongan yang berusaha untuk menjadi manusia yang mulia. Amin

June 12, 2009

5 Juni

Filed under: suara hati — chitut @ 8:33 am

Seperti tahun sebelumnya, 5 Juni adalah tanggal  bersejarahku, tanggal dimana aq dilahirkan dari rahim ibuku.Terimakasih ibu karena perjuanganmu melahirkan aq membesarkanqu takkan terbayar oleh apapun, Ya Allah terimakasih Engkau berikan kesempatan untuk melewati usiaqu kemaren dan menapaki usiaqu saat ini. Sedikit melewati seperempat abad usiaqu kini, usia yang seharusnya penuh perencanaan untuk level kehidupan yang lebih tinggi. Usia dimana aq harus menentukan pilihan segera, yah menikah salah satunya. Ya Allah ampuni aq, ampuni hambaMU yang tidak bersyukur ini. Engkau sudah tunjukkan jalan tapi aq belokkan dengan ketidakyakinanku. tapi apakah ketidakyakinanqu waktu itu juga merupakan petunjukMU atau karena pengaruh syetan yang membelokanku. ampuni hamba Ya Allah.

I just have a dream like another woman, tapi ternyata impian bisa berubah menjadi ambisi yang hanya memikirkan sesuatu dari segi materi, pandangan orang, image, atau apapun itu namanya.aq lupa aq adalah perempuan, menjadi perempuan yang mulia adalah impian yang sangat indah, have a small family and be good mother

Woman was created from the ribs of a man, semoga aq segera menemukannya…

The Rubric Theme Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.